Kekurangan Saat Mengendarai Motor Yamaha R15

Kekurangan Saat Mengendarai Motor Yamaha R15

Motor Yamaha R15 memang motor yang terbilang cukup elit untuk masyarakat, karena Motor Yamaha R15 termasuk kedalam jenis motor sport dengan peforma yang mumpuni pula. Namun demikian Motor Yamaha R15 selain memiliki peforma dan dapur pacu yang mumpuni namun motor ini juga memiliki kekurangan nya tersendiri. Seperti dibawah ini kami akan menyediakan beberapa hal kekurangan dari Motor Yamaha R15. Mari kits simsk sama – sama penjelasan dibawah ini.

Kekurangan Motor Yamaha R15

1. Posisi Berkendara Merunduk (Motor Sport)

Karena Motor Yamaha R15 merupakan motor yang sama dengan genre motor sport, maka posisi berkendaranya juga dibuat seperti ala motor balap. Setang jepit underyoke menyebabkan posisi pengendara dipaksa merunduk. Jarak pada jok bersama dengan setang yang agak panjang, termasuk semakin menyebabkan badan pengendara turun. Posisi ini memang ideal untuk berkendara di kecepatan tinggi. Namun, kalau Anda menggunakannya untuk perjalanan jauh atau pada jalan yang macet, bersiap-siaplah kalau punggung dan pundak dapat terasa sakit dan pegal. Di bagian jok motor sport ber-fairing seperti tidak senyaman motor cruiser pada biasanya. Desainnya dibuat minimalis, tetapi agak tertolong bersama dengan dimensi yang cukup lebar. Berdasarkan review yang kami lakukan, posisi kurang nyaman justru dapat dirasakan orang yang dibonceng. Selain posisi yang lebih tinggi dibanding pengendara, jok yang dihadirkan sendiri terbilang kurang nyaman sehingga cepat menyebabkan orang yang naik di belakang cepat lelah / capek.

2. Handling Mumpuni di Kecepatan Tinggi

Pengendalian Motor Yamaha R15 terasa terlampau mumpuni disaat berkendara dengan kecepatan tinggi. Pemakaian frame deltabox yang udah jadi andalan Yamaha sejak lama termasuk menunjang menambah handling motor ini. Hasilnya, distribusi bobot dapat tercipta lebih baik dan menyebabkan motor lebih enteng dikendalikan. Pemakaian ban yang agak lebar generasi terbaru cukup menyebabkan pengendaliannya jadi lebih nyaman. Ketika dipaksa menikung di kecepatan tinggi sampai bodi motor miring, bannya terasa tetap mendapat traksi. Urusan pengendalian justru terasa sedikit terganggu kalau Anda membonceng penumpang. Handling jadi lebih berat karena pembonceng berada di posisi lebih tinggi dari pengemudi. Hal ini menyebabkan pembagian beban jadi kurang ideal. Saat berkendara di jalanan macet, pengendaliannya termasuk terasa sedikit aneh. Sebab, posisi berkendara yang terlampau menunduk dan jarak jok ke setang yang cukup jauh dapat menyebabkan Anda terasa kaku di tengah kemacetan.

3. Suspensi Kurang Nyaman di Jalanan Tak Rata

Pengendalian Yamaha R15 yang terasa seimbang di kecepatan tinggi didukung bersama dengan setting suspensi inverted telescopics atau upside down yang agak keras di anggota depan. Konsekuensinya, bantingan suspensi jadi terasa kurang nyaman selagi menemui jalanan yang tidak rata.

4. Kapasitas Pengereman Sesuai bersama dengan Tenaga Mesin

Review motor ini berlanjut ke performa rem. Untuk urusan ini, Motor Yamaha R15 sepertinya dapat dikatakan terlampau cukup untuk mengendalikan tenaga mesinnya. Meskipun tetap mengandalkan disc brake konvensional untuk anggota roda depan dan belakang, tetapi kebolehan menghindar laju motor ini tertolong baik bersama dengan penggunaan piringan cakram berdiameter cukup besar di anggota depan.

Itulah diatas beberapa kekurangan Motor Yamaha R15. Karena sebenarnya penggunaan motor masalah nyaman atu tidanya menggunakanm Motor Yamaha R15 itu tergantung dengan sang pengguna dan keadaan motor. Demikian artikel ini kami buat dan sajikan untuk kalian semua semoga dapat bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *